Subscribe:

Thursday, December 30, 2010

Akses Serial Port komputer menggunakan Visual Basic 6 (Baca Data)

Seperti halnya pada project mengirim data melalui serial port, untuk membaca data dari serial port, kita juga menggunakan komponen MScomm. Disini ada contoh paling sederhana untuk membaca data serial port. Pertama kita buat form, dengan sebuah textbox dan komponen MScomm. Sekali lagi , ini hanyalah salah satu contoh dan untuk pengembangan tergantung aplikasi yang akan kita buat.

Kemudian pada Form_Load() tambahkan code berikut :

MSComm1.CommPort = 2 'tergantung COM port yang tersedia, saya menggunakan COM 2

MSComm1.Settings = "9600,N,8,1" 'contoh setting serial port

MSComm1.InputLen = 0

MSComm1.RThreshold = 1

MSComm1.PortOpen = True

Pada aplikasi ini sengaja saya menggunakan COM 2 karena COM 1 sudah saya pakai untuk aplikasi mengirim data. Jadi nantinya untuk menguji hasil aplikasi ini bisa kita lakukan aplikasi yang telah dibuat menggunakan virtual port.

Untuk menerima data dari serial port, kita siapkan textbox yang akan menampilkan data- data yang diterima dari serial Port. Data – data ini diterima melalui event onComm (tulisan awal tentang serial port dan visual basic.)

Jadi pada event onComm kita tambahkan code berikut :

Select Case MSComm1.CommEvent

' Errors

Case comEventRxParity ' Parity Error.

MsgBox "Parity"

' Events

Case comEvReceive ' Received RThreshold # of chars.

Text1.Text = MSComm1.Input

End Select

Pada event oncomm yang saya buat, saya memberikan 1 event error (parity error) dan 1 events komunikasi yaitu comevreceive untuk membaca data. Data yang diterima akan langsung ditampilkan ke textbox melalui code

Text1.Text=MsComm1.Input

Untuk menonaktifkan port serial yang dipilih setelah selesai menggunakan aplikasi, tambahkan code berikut pada Form_Unload

MSComm1.PortOpen = False ‘untuk menonaktifkan port serial

Hasil aplikasi ini dapat kita uji menggunakan aplikasi yang sudah kita buat sebelumnya menggunakan COM 1 dan aplikasi baru ini menggunakan COM 2.

Hasilnya seperti terlihat berikut:

Untuk lebih jelasnya dapat di donlod contoh aplikasinya disini…

Friday, December 24, 2010

Akses Serial Port komputer menggunakan Visual Basic 6 (Kirim Data)

Untuk contoh aplikasi serial port yang pertama adalah aplikasi untuk mengirim data melalui serial port. Ini merupakan contoh paling sederhana yang saya tulis, dan untuk pengembangan tergantung kebutuhan nantinya.
Contoh ini bertujuan untuk mengirimkan data melalui serial port, dimana data yang akan dikirim ditulis pada kotak teks (textbox), kemudian data dikirim dengan menekan tombol perintah (command button).
Pertama,menyiapkan Form baru dan menambahkan control Microsoft Comm Contol 6.0.
Setelah itu, menamambahkan control Command button dan textbox pada form.
Pada Form_Load() tambahkan code berikut : MSComm1.CommPort = 1 ‘tergantung COM port yang tersedia, disini COM1 yang dipakai MSComm1.Settings = "9600,N,8,1" ‘contoh setting serial port MSComm1.PortOpen = True ‘untuk mengaktifkan port serial yang dipilih
Disini komputer yang saya pakai memiliki 2 COM virtual dari com0com (lihat posting saya sebelumnya tentang virtual serial port) yaitu COM 1 dan COM 2. Untuk aplikasi yang saya buat menggunakan COM 1.
Setelah port serial siap digunakan, berarti data siap dikirimkan melalui port serial. Untuk mengirimkan data ini,saya buat tombol kirim, yang akan mengirimkan data yang ada pada textbox. Untuk itu tambahkan code berikut pada tombol yang sudah dibuat :
MsComm1.Output = Text1.Text
Untuk menonaktifkan port serial yang dipilih setelah selesai menggunakan aplikasi, tambahkan code berikut pada Form_Unload
MSComm1.PortOpen = False ‘untuk menonaktifkan port serial
Hasil aplikasi ini dapat kita uji menggunakan program Hyperterminal yang ada pada Windows. Untuk hyperterminal menggunakan virtual COM 2 dengan setting serial port harus sama dengan setting pada aplikasi yang dibuat yaitu “9600,N,8,1”
Hasilnya sebagai berikut :
Untuk lebih jelasnya dapat di donlod contoh aplikasinya disini…

Monday, December 20, 2010

Virtual Serial Port Tool (com0com)

Sebelum saya melanjutkan tulisan "Akses Serial Port Komputer Menggunakan Visual Basic 6", saya ingin membagi pengalaman menggunakan tool serial port atau biasa orang menyebut virtual port serial. Tool ini sangat berguna apabila kita membuat aplikasi serial port, tetapi kita hanya memiliki satu atau bahkan tanpa serial port pada komputer yang kita pakai.
Dengan adanya virtual serial port ini, seolah-olah kita memiliki dua serial port yang saling terhubung melalui kabel null modem. Port yang tersedia juga dapat kita pilih, misalkan menjadi COM 1 dan COM 2. Jadi misalkan kita telah membuat aplikasi untuk mengirimkan data melalui COM 1 (virtual), kita bisa melihat output kita melalui COM 2 (virtual). Begitupun sebaliknya jika kita membuat aplikasi untuk menerima data menggunakan serial port.
Aplikasi virtual port ini adalah com0com null modem emulator. Software ini dapat di download disini secara gratis.

Sunday, December 19, 2010

Selingan....

Seorang pemuda sedang merokok dan membuat asap yang berbentuk lingkaran. Ceweknya merasa terganggu dengan rokok itu dan berkata kepada kekasihnya, "Apakah kamu tidak melihat warning (peringatan) yang ada pada bungkus rokok yang mengatakan bahwa rokok dapat merusak kesehatan?" Pemuda tersebut mebalas: "Sayang, aku kan seorang programmer. Kami tidak terlalu kuatir dengan warning, kami hanya kuatir dengan error."
sumber : www.ketawa.com

Saturday, December 18, 2010

Akses Serial Port komputer menggunakan Visual Basic 6 (Bagian 1)

Pada prinsipnya, komunikasi serial ialah komunikasi dimana pengiriman data dilakukan per bit, sehingga lebih lambat dibandingkan komunikasi parallel seperti pada port printer yang mampu mengirim 8 bit sekaligus dalam sekali detak. Beberapa contoh komunikasi serial ialah mouse, scanner dan system akuisisi data yang terhubung ke port serial COM1/COM2. Komunikasi serial terdiri dari beberapa macam jenis yaitu RS 232, RS 485 dan RS 422.
Komunikasi Serial menawarkan berapa kelebihan dibandingkan secara paralel, antara lain: 1. Kabel untuk komunikasi serial bisa lebih panjang dibandingkan dengan paralel; 2. Jumlah kabel serial lebih sedikit; kita bisa menghubungkan dua perangkat komputer yang berjauhan dengan hanya 3 kabel untuk konfigurasi null modem, yaitu TXD (saluran kirim), RXD(saluran terima) dan Ground, jika digunakan teknik paralel akan terdapat 20 – 25 kabel. 3. Untuk teknologi embedded system, banyak mikrokontroler yang dilengkapi dengan komunikasi serial (baik seri RISC maupun CISC) atau Serial Communication Interface (SCI);
Pada komputer biasa terdapat port serial yang berupa RS232 dengan interface DB9.
Banyak cara untuk mengakses port serial ini, antara lain dengan menggunakan visual basic 6.0. Salah satu cara mengakses port serial mengguakan Visual Basic 6.0 adalah melalui komponen MSCOMM.
Properti penting pada MSCOMM control antara lain :
CommPort = untuk menentukan nomor port serial
Setting = untuk melakukan setting nilai baudrate, parity, bit data dan stop bit
PortOpen = untuk meng-aktifkan atau me-non aktifkan port serial
Input = untuk mengambil data dari port serial
Output = untuk mengirimkan data ke port serial
Mscomm hanya memiliki satu even saja, yaitu even OnComm. Even ini terbagi menjadi Commevent untuk error dan komunikasi. Untuk error antara lain :
comEventFrame = jika hardware mendeteksi adanya kesalahn framing
comEventRxParity = jika hardware mendeteksi adanya kesalahan parity
comEventBreak = jika sinyal break diterima
Untuk even komunikasi yang biasa dipakai adalah comEvReceive untuk membaca data dari port serial.
Bersambung ke bagian selanjutnya untuk contoh listing programnya...

Thursday, December 16, 2010

Percepat Booting Ubuntu

XCRPT3VE88AX Linux ubuntu 10.04 merupakan salah satu versi linux yang sangat stabil dan cepat. Tetapi kita dapat lebih mempercepat proses booting ubuntu agar lebih cepat dari default (yang sudah cepat).
Sebagai pemula dilinux, saya ingin berbagi tips mempercepat booting ubuntu. Cara tersebut antara lain: Boot-Up Manager (BUM)
The Boot-Up Manager merupakan utility ubuntu yang sangat membantu untuk memilih aplikasi yang akan kita "start" ataupun "stop" pada saat boot-up. Kalau kita sudah meng-install BUM, maka akan muncul pada System -> Administration menu. Kita dapat menggunakan BUM untuk men-disable boot-up scripts yang tidak kita butuhkan yang dapat memperlambat proses booting. Sebagai contoh, saya melakukan disabled saned, yang merupakan API library untuk scanners. Hal ini saya lakukan karena saya hampir tidak pernah menggunakan scanner pada laptop.
Untuk meng-install BUM cukup mengetikkan perintah berikut pada terminal: $ sudo apt-get install bum Startup Applications
Seperti halnya BUM, jika kita menggunakan Gnome untuk desktop manager, maka akan ada pilihan aplikasi apa saja yang akan diaktifkan ketika login. Caranya, klik System -> Preferences -> Startup Applications, kemudian uncheck program yang tidak kita inginkan.
Sebagai contoh, saya melakukan disabled Evolution Alarm Notifier karena saya tidak menggunakan Evolution untuk setting alarms. Saya juga men-disabled Remote Desktop server, UME Desktop Launcher, and UNR Launcher. Tapi kita perlu perhatikan untuk melakukan "uncheck" saja dan bukan melakukan "remove".
Run boot-time scripts in parallel
Kapanpun ubuntu booting, beberapa script akan start pada background services. Secara default script - script tersebut berjalan satu persatu. Tetapi jika kita menggunakan lebih dari satu processor, misalkan Core Duo series dari Intel atau AMD Athlon X2, kita dapat melakukan configurasi agar Ubuntu menjalankan script - script tersebut secara parallel. Dengan demikian, semua core dari processor menjadi lebih berguna dan menghemat sedikit waktu tiap kali booting.
Untuk melakukan tips ini, cukup mengetikkan perintah dibawah ini pada terminal : $ gksu gedit /etc/init.d/rc
Kemudian setelah terbuka file-nya, cari baris yang memuat "CONCURRENCY=none" dan kemudian ubah menjadi "CONCURRENCY=shell". Setelah itu, save file tersebut dan reboot laptop.
Semoga bermanfaat....
Sumber : http://www.pelagodesign.com/blog/2009/07/21/how-to-make-ubuntu-linux-run-faster-on-a-laptop/
http://www.tipsandtricks-hq.com/tips-to-make-ubuntu-boot-faster-1964