Subscribe:

Monday, February 21, 2011

Komunikasi Serial

Istilah port mungkin sudah biasa kita dengar. Port merupakan sarana bagi komputer untuk berhubungan dengan peralatan lain, seperti modem, printer,scanner dan sebagainya.Komputer pada perkembangan awal menggunakan 2 port untuk interfacing dengan peralatan lain, yaitu port paralel dan port serial. Port paralel menyediakan komunikasi data secara paralel, dimana pengiriman/penerimaan data sekaligus untuk 8 bit (1 byte) data. Untuk komunikasi serial, data dikirim dalam bentuk data berurutan dalam sekali pengiriman. Tetapi dewasa ini, port paralel sudah mulai ditinggalkan dan sekarang komunikasi serial lebih dipilih penggunaannya.
Beberapa alasan penggunaan komunikasi serial antara lain:
1. Kabel komunikasi serial bisa lebih panjang dibandingkan dengan paralel
2. Jumlah kabel untuk komunikasi serial bisa lebih sedikit
3. banyaknya piranti saat ini menggunakan teknologi komunikasi serial, sehingga mempermudah dalam interfacing ke sesama komunikasi serial
Piranti pada komunikasi serial port dibagi menjadi 2 (dua ) kelompok yaitu Data Communication Equipment (DCE) dan Data Terminal Equipment (DTE). Contoh dari DCE ialah modem, plotter, scanner dan lain lain sedangkan contoh dari DTE ialah terminal di komputer. Spesifikasi elektronik dari serial port merujuk pada Electronic Industry Association (EIA) :
1. “Space” (logika 0) ialah tegangan antara + 3 hingga +25 V.
2. “Mark” (logika 1) ialah tegangan antara –3 hingga –25 V.
3. Daerah antara + 3V hingga –3V tidak didefinisikan /tidak terpakai
4. Tegangan open circuit tidak boleh melebihi 25 V.
5. Arus hubungan singkat tidak boleh melebihi 500mA.
Jenis komunikasi serial yang paling populer saat ini adalah komunikasi serial RS232 dan RS485. Konektor port serial RS232 terdiri dari 2 jenis, yaitu konektor 25 pin (DB25) dan 9 pin (DB9) yang berpasangan (jantan dan betina). Bentuk dari konektor DB-25 sama persis dengan port paralel. Tabel berikut menunjukkan konfigurasi dari pin – pin DB 25 dan DB 9 pada komunikasi serial (RS 232) :
RS 485 menggunakan metode sinyal differensial. Konektor untuk RS 485 biasanya berupa terminal blok. RS 485 banyak dipakai di industri, seperti PLC, IED dan lain-lain. Jenis RS 485 ada RS 485 2 wire dan 4 wire. Kelebihan RS 485 dibandingkan RS 232 antara lain, RS 485 bisa menggunakan kabel lebih panjang sampai sekitar 1km (rs232 maksimal 15m) dan RS 485 bisa di multidrop,sedangkan RS232 tidak bisa.

0 komentar:

Post a Comment

Komentarnya donk....