Melanjutkan posting mengenai SCADA sebelumnya, kali ini saya akan mencoba menulis masalah protokol komunikasi.
Agar Master Station ataupun HMI dengan Remote Station (SCADA Gateway) dapat berkomunikasi maka harus memiliki bahasa yang sama yang sering disebut dengan Protokol Komunikasi. Protokol komunikasi ada beberapa macam antara lain : IEC, DNP3 dan Modbus. Protokol komunikasi Modbus merupakan salah satu jenis protokol komunikasi yang umum dipakai di dunia Engineering.
Modbus protocol (berasal dari singkatan 'Modicon Bus') awalnya dikembangkan oleh Modicon (kini Schneider Automation) pada akhir dekade 1970-an. Modbus memiliki banyak varian tergantung dari aplikasi yang dipakai. Varian modbus yang paling umum digunakan :
- Modbus RTU
- Modbus ASCII
- Modbus TCP
- Modbus Plus
Kebanyakan mode transmisi yang digunakan oleh IED meter adalah Modbus RTU dengan data 8 bit, no parity dan 1 bit. Interface elektrik yang dipakai pada komunikasi modbus adalah RS232, RS485, RS422 dan Ethernet interface. Paket data modbus yang dikirimkan dari master ke slave pada komunikasi modbus adalah sebagai berikut :
Slave Address
Slave address pada paket Modbus yaitu 1 byte dalam length data dan unit ID pada slave
device. Alamat ID antara 1 sampai 247. Unit ID pada slave address ini harus unik karena akan digunakan oleh master untuk mengenali slave agar dapat berkomunikasi dengan master.
Function Code
Function Field dipergunakan untuk mengkodekan request dari master ke slave dan juga jawaban dari slave ke master. Jika frame dikirim dari master ke slave menunjukkan perintah yang harus dilaksanakan oleh slave. Sedangkan jika frame dikirim dari slave ke master maka menunjukkan jawaban dari request master.
Variable Types
Tipe variabel pada Modbus terdiri dari:
- coil dan input status : single bit registers yag digunakan utk menentukan indikasi kondisi ON dan OFF .
- input dan holding registers : 16 bit registers yg digunakan utk menentukan menyimpan
dan mendapatkan kembali data.
Ada 2 tipe mapping address pada modbus yaitu :
1. Fixed map
Jika menggunakan tipe ini, maka semua nilai pengukuran pada slave modbus sudah pasti dan tidak bisa diubah. Misalnya untuk IED tertentu, nilai frekuensi pada address 40036, maka untuk membacanya harus dilihat isi register pada address tersebut.
2. Flexible map
Jika menggunakan flexible map, address modbus slave bisa di setting sesuai dengan yang dikehendaki.


