Secara garis besar, sistem SCADA terdiri dari field instrumentation, remote station, master station dan media komunikasi.
Field Instrumentation
Field instrumentation merupakan peralatan yang terhubung langsung dengan proses (plant ataupun peralatan) yang dikontrol dan dimonitor oleh sistem SCADA. Field instrumentation ini bisa berupa sensor untuk memonitor parameter – parameter yang dibutuhkan dan aktuator yang digunakan untuk mengontrol sistem yang dimonitoring. Komponen ini akan menghasilkan sinyal analog maupun digital yang akan dimonitor oleh remote station. Sinyal – sinyal ini akan dikondisikan sedemikian rupa agar dapat compatible dengan input/output dari RTU ataupun PLC pada remote station.
Remote station
Remote station berfungsi untuk melakukan akuisisi data yang berasal dari Field instrumentation yang terhubung dengannya dan melakukan transfer data ke master station. Biasanya remote Station ini berupa RTU ataupun PLC.
Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi dan kebutuhan akan ke-praktisan dalam implementasi (operasional dan maintenance), dewasa ini telah dikembangkan perpaduan antara field instrumentation dan RTU/PLC. Device ini biasa disebut sebagai IED (Intelligent Electronic Devices). IED ini memungkinkan komunikasi langsung ke PC dengan menggunakan protokol-protokol tertentu seperti modbus, IEC 60870, profibus dan lain-lain. Biasanya IED merupakan perpaduan antara analog input sensor, analog output, control, communication system dan program memory pada satu device. Apabila menggunakan IED, kita memerlukan data konsentrator ataupun gateway yang akan membaca semua data dari berbagai IED pada remote station.
Sebagai perbandingan perbedaan antara scada sistem menggunakan RTU/PLC dengan IED adalah sebagai berikut :


Keuntungan penggunaan IED antara lain
wiring menjadi lebih minimal
mudah untuk operasional dan pengembangannya
ukuran peralatan lebih kecil dan fleksibel sehingga mengurangi pemakaian tempat untuk instalasinya.
Kekurangan :
harga IED relatif lebih mahal dibanding RTU/PLC
sangat tergantung kepada kehandalan sistem komunikasi
Master Station
Master station biasa disebut juga Control Center, atau ada pula yang menyebut Central Monitoring Station. Tugasnya mengambil data dari remote station dan menampilkan informasi atau data tersebut melalui HMI. Selain untuk menampilkan data (monitoring), master station juga dapat memberikan perintah (control) kepada plant atupun peralatan yang dimonitoring. Master station ini dapat berupa single komputer (server) maupun sebuah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa workstations yang memungkinkan untuk saling share informasi dari sistem SCADA.
Media komunikasi
Media komunikasi pada sistem scada sangat diperlukan karena biasanya letak remote station dengan master station tidak berdekatan. Untuk media komunikasi yang banyak dipakai antara lain : kabel pilot, Fiber optic, radio dan PLC (Power LineCarrier) khusus untuk sistem scada pada tenaga listrik.
dari berbagai sumber.....



6 komentar:
nice info. disharing cara setting address-nya parameter dari IED yg akan ditarik ke master
Ok bos...Nanti lain kali akan saya posting cara setting IED dengan protokol modbus atau protokol yang lain dan cara membaca nilai-nilai pada IED tersebut...
ijin share y pak...
Silakan kalo mo share...
oke bnget nih..memprmudh sy dlm pekrjaan...mksh mz bro..
Sama2 bro...
Post a Comment
Komentarnya donk....